HR Itu Bukan Cuma Tukang Rekrut Aja!

0 out of 5
0.00
30 Views
0 Sold

HR itu bukan sekadar data dan administrasi, tapi kayak dapur restoran yang selalu pastikan rasa makanannya konsisten dan enak. Di e-course ini, kamu bakal dapat ilmu keren buat jadi HR yang jago atur tim, bangun budaya kerja positif, dan bikin perusahaan makin asik buat semua orang. Ayo daftar sekarang, dan jadi HR keren yang semua orang butuhin!

Sale!

Original price was: Rp150.000.Current price is: Rp120.000.

“HR? Itu bagian yang ngurusin gaji dan absen, kan?”

Kalimat itu sering banget kita dengar. Bahkan mungkin beberapa dari Anda juga sempat berpikir begitu. Tapi, di balik layar, HR bukan cuma tentang gaji dan absensi. Itu hanya kulit luarnya.

Bayangkan sebuah restoran. Gaji dan absen itu ibarat kasir dan sistem antrian. Tapi di balik itu ada dapur, ada resep, ada kualitas bahan, dan ada tim yang memastikan semua berjalan dengan rasa yang konsisten. Nah, HR itu berada di balik “dapur” perusahaan. Mereka yang atur supaya semua ‘rasa’ tetap stabil—dari budaya kerja, pengelolaan orang, hingga pembentukan tim yang solid.

HR zaman sekarang,kini terlibat dalam pengambilan keputusan strategis, merancang sistem manajemen SDM berbasis data, hingga membangun budaya organisasi.

Jadi, kalau kita hanya menilai HR dari “ngurus absen dan gaji”, itu seperti menilai buku dari cover-nya doang.

 

⭐️ MENTOR

  • Yuslam Sungkar
  • Praktisi HR dengan pengalaman lebih dari 10 tahun
  • CEO of BeresinHR

⭐️ MATERI

  • HR lebih dari sekadar bagi gaji dan catat kehadiran
  • HR adalah pengelola siklus hidup karyawan
  • HR punya peran strategis dalam pertumbuhan bisnis
  • HR bertugas memastikan orang yang tepat di posisi yang tepat.
  • Tanpa sistem HR, perusahaan jalan di atas kekacauan
  • HR menghubungkan strategi bisnis dengan orang-orangnya
  • HR bantu jaga budaya kerja tetap sehat dan produktif
  • Sistem HR mempermudah pengambilan keputusan
  • HR membantu proses adaptasi karyawan baru
  • HR berperan dalam membentuk pemimpin masa depan
  • HR menjaga kestabilan organisasi saat terjadi perubahan
  • HR bukan polisi, tapi fasilitator
  • HR bisa jadi penggerak inovasi dan kolaborasi tim
  • HR itu jantung organisasi, bukan tukang administrasi
  • Perusahaan besar atau kecil butuh HR yang sadar peran